Rahasia Album Baru Pongki Barata

Oleh Soleh Solihun

JAKARTA, AyutingtingTV– Nama Pongki Barata buat saya, dan saya rasa buat Anda juga, sudah identik dengan lagu hits. Sebagai penyanyi dan pencipta lagu, dia sudah membuktikan itu. Bukan cuma buat dirinya atau bandnya, Pongki sudah membuatkan lagu buat banyak penyanyi. Dia bahkan sudah menciptakan lagu buat dua legenda Indonesia: Iwan Fals dan Chrisye yang dua lagu ciptaannya jadi hits. Jadi, sudah bukan rahasia lagi bahwa Pongki Barata adalah penyanyi dan pencipta lagu andal. Selain tentu saja kenyataan bahwa Pongki adalah salah satu musisi paling humoris yang ada di Indonesia. Tapi, saya tak akan membahas itu. Lagipula, sepertinya soal sifat humoris Pongki Barata, sudah mulai banyak yang tahu.

Yang belum banyak orang tahu, dari Juli hingga November tahun lalu, Pongki diam-diam menulis dan merekam lagu-lagu baru. Saya masih ingat pertengahan tahun lalu, dalam sebuah obrolan dengan saya, di sela-sela senda guraunya Pongki berkata, “Gue mau bikin album baru, tapi gue udah bosen dengan metode penjualan yang begitu-begitu aja. Gue mau jual album baru, tapi isinya rahasia. Gue gak akan ngasih denger dulu lagunya, judul albumya apa, pokoknya rahasia. Dan kalau orang mau denger album gue, mereka beli dulu ke gue, nanti mereka gue kirim lagunya, dan mereka jadi orang-orang yang pertama kali dengerin album gue itu.

Rahasia album baru Pongki Barata

Waktu itu saya hanya mengangguk-ngangguk, selain karena tak tahu harus mendebatnya dengan apa karena saya kurang paham industri musik saat ini, juga sebagai bukti dukungan untuk teman. Ini bisa jadi adalah sesuatu yang baru dilakukan musisi Indonesia. Biasanya, musisi minimal mendengarkan dulu lagu barunya kepada calon pembeli album.

Setelah berpromosi gencar lewat media sosial pribadi dan teman-temannya—serta lewat beberapa media massa yang menulis berita soal album ini, pada Desember 2015 melalui situs Volup.com Pongki menjual album barunya yang akhirnya diberi judul Rahasia (terabatas satu bulan saja)—jadi bukan hanya sifatnya saja yang rahasia. Hampir 1000 orang mengunduh album solo ke-3 nya itu. Pepatah “Bagaikan membeli kucing dalam karung” tak dihiraukan oleh para pencinta Pongki Barata. Apa lagi penjelasannya kalau bukan cinta? Kata orang, “Teliti sebelum membeli.” Tapi 1000 orang membeli karya Pongki tanpa punya kesempatan meneliti yang akan dibelinya itu. Selain cinta, ini bukti bahwa ada sekian banyak orang yang percaya pada kemampuan Pongki. Yah namanya juga cinta. Pongki Barata si penulis lagu cinta, akhirnya mendapat bukti cinta dari para pencintanya.

“Gue berusaha memberikan penghargaan ke orang-orang yang sudah mendukung Pongki dari jaman Jikustik, The Dance Company hingga sekarang. Bisa gak sih dapet keistimewaan denger lagu duluan, meskipun bayar. Kalau sisi pendidikannya sih, ya wajib lah menghargai orang- orang yang sudah membuat karya,” katanya soal menjual album ini lebih dulu dalam format digital.

Meskipun manusia secara alamiah tak pernah puas, tapi Pongki merasa jumlah hampir 1000 pengunduh itu cukup memberi kepuasan. “Tapi ini menunjukkan satu hal, bahwa ada orang yang mendukung. Nah, orang-orang ini tinggal dipertahankan dan didukung,” katanya. Ada 5 lagu baru dan 3 lagu lama di album Rahasia.

Tenang, buat Anda yang sudah timbul pertanyaan di benak soal jumlah lagu, Pongki punya jawabannya. “Gue gak mau buang lagu. Kalau gua bikin 10 lagu baru, kemungkinan didengar orang itu tipis. Kalau bikin 5, minimal 3 lagu baru didengarkan orang. Jaman sekarang tuh cepat berganti. Orang bisa bertahan dengan satu single. Sayang kalau direkam terlalu banyak, nggak ada yang denger. Media untuk dengerinnya udah terlalu penuh,” katanya sambil menatap ke depan. Saya tidak berlebihan. Ketika menjawab ini, Pongki memang menatap ke depan, menunjukkan keseriusannya. “Ini berarti elo pesimis sama industri, dong?” tanya saya. “Bukan. Ini namanya strategi. Buat apa mengerjakan sesuatu kalau hasilnya minimal? Tapi aku bukan penganut perilis single, jadi jumlah yang ideal itu ya maksimal 8 lagu,” jawab Pongki.

Sebenarnya dari 3 lagu lama, ada satu lagu yang tak terlalu lama: “Someone Somewhere” yang baru dirilis tahun 2014, hanya lewat Youtube. Bukan cuma judulnya yang berbahasa Inggris, bukan juga sebagian kalimatnya yang berbahasa Inggris, tapi seluruh liriknya. Sampai saat ini, Pongki sudah punya 12-an lagu berbahasa Inggris, tapi baru lagu “Someone Somewhere” yang dikeluarkan. Dia mengaku agak kurang percaya diri mengeluarkan lagu berbahasa Inggris, karena orang sudah mengenalnya dengan lagu-lagu berbahasa Indonesia. Tapi di album ini, dia akhirnya punya keberanian itu, juga karena dia ingin memberikan sesuatu yang segar di albumnya.

Soal bahasa Inggris, kata Pongki, sebenarnya semua lagu ciptaan dia ketika awal diciptakan alias masih belum jelas liriknya, Pongki bersenandungnya dalam bahasa Inggris yang ngaco alias tak jelas—karena lebih mudah mencari nada vokal dengan bahasa Inggris. Hanya “Seperti yang Kau Minta” yang dari awal sudah dibuat dalam bahasa Indonesia.

Dua lagu lama lainnya: “Maaf” dan “Untuk Dikenang”, dua lagu dari periode Jikustik. “Gue suka sama lagu itu, dan untuk dibikin versi akustik, lagu itu menyentuh,” katanya. Dia malah bilang tidak memilih “Setia”, hits yang melambungkan nama Jikustik. “Sudah terlalu banyak versinya. Kalau lagu “Maaf” itu, temanya jantan, karena kondisinya lagu itu bercerita tentang laki-laki yang minta maaf. Gak ada yang lebih jantan dari itu.” Di lagu “Maaf”, Eross Chandra gitaris Sheila On 7 memainkan jarinya yang lincah memetik gitar.

Sedangkan “Untuk Dikenang”, Pongki suka liriknya. Romantis yang, kata Pongki, “menyentuh sampai ke dalam.” Lagu itu tentang dia dan salah satu mantan pacarnya. “Nggak tahu deh, mantan gue tahu itu lagu buat dia atau nggak. Kan justru itu serunya, itu jadi misteri. Semua mantanku merasa itu lagu buat mereka,” Pongki terkekeh.

Buat kawan-kawan infotainment yang ingin bertanya apakah Sophie Navita bakal cemburu dengan pernyataan ini, Pongki sudah punya jawabannya. “Sophie mah cuek, karena lagu tentang dia udah banyak. Hahaha.” Oke, ini saya mau berbagai rahasia buat Anda soal lagu-lagu di album Rahasia. Lagu “Rahasia” yang pop, tapi dengan aksen rock dan irama yang menghentak adalah lagu

paling terakhir dibuat. Setelah merumuskan konsep rahasia sebgaai cara menjual albumnya, Pongki merasa alangkah lebih afdol lagi kalau ada lagu berjudul “Rahasia.” Soal tema lagu itu,buat Pongki, rahasia adalah sesuatu yang dimiliki setiap orang dan selalu ada di tengah-tengah.

Terhadap rahasia, orang biasanya antara berani menghadapi rahasia itu, atau memilihsembunyi darinya. Tapi Pongki mengaku tak pintar menyimpan rahasia. Dia bukan tipe orangyang bisa memberi kejutan. Bukan apa-apa, Sophie Navita selalu bisa tahu kalau Pongki Baratamenyimpan rahasia. “Sophie punya satu kelebihan: dia selalu tahu, karena cita-citanya jadidetektif,” kata Pongki.

Lagu “Benar-benar” dengan intro kibord yang manis dan nuansa lagu yang seperti di era Jikustik bercerita tentang keikhlasan, bahwa cinta yang menurut Pongki cinta sejati itu seperti yang Tuhan berikan kepada kita: melepas, tidak megikat. Melepas itu berkembang, tumbuh,tidak diikat, dicintai tapi tidak dipenjara dalam ikatan. “Ada nuansa spiritual di lagu ini. Tidak sedangkal soal kalau diputusin harus let go,” katanya.

“Kekasih Jiwa” yang kental nuansa 80-an itu tentang orang yang menantikan seseorang yang sempurna untuk datang. Tentang pencarin soulmate. “Bagaimana bisa tahu siapa soulmate kita? Itulah game of love, kita berasumsi kita tahu, tapi ujung-ujungnya kan nggak penting. Yang penting adalah seberapa kita menghargai hubungan dengan orang itu.” Ini adalah sisi Pongki yang romantis dan bijak.

“Aku Jawabanmu” yang iramanya optimistis dan berpotensi jadi lagu panggung yang menyenangkan adalah lagu yang tadinya mau dibuat Pongki untuk orang lain, seorang penyanyi jebolan Indonesian Idol. “Dia bilang udah lama nunggu udah bisa kerja sama dengan Pongki, mau dibuatin lagu.” Maka judul itu pun muncul. Satu lain hal membuat lagu itu tak jadi dipakai oleh si penyanyi, akhirnya Pongki masukkan ke album Rahasia.

“Separuh Malam” yang mengundang untuk sing along adalah tentang seorang lelaki yang punya hasrat untuk bertemu kekasih lama tapi tak punya banyak waktu. Datang ke satu kota, hanya punya waktu satu hari, tapi gagal bertemu dengan yang dicari. Thomas Ramdhan memainkan bass di lagu ini dan lagu “Benar-Benar.” Pongki Barata memproduseri sendiri album ini. Dia juga merilis sendiri alias indie. Album

sebelumnya dia kerjasama dengan gerai ayam goreng, tapi karena jadwal rilisnya tak cocok, akhirnya Pongki merilis sendiri. “Lebih melelahkan,” katanya.” Tapi gua ini indie yang berpikiran terbuka, kalau bertemu partner yang bisa bikin distribusi lebih luas, kayak Volup.com itu ya nggak apa-apa.”

Urusan penyebaran album, biarlah Pongki yang memikirkan. Sedangkan Anda, sudah pasti bisa membantu menyebarkan kabar ini, supaya semua orang tahu Rahasia Pongki Barata. Kalau ini

belum cukup, silakan kunjungi rahasiapongkibarata.com. Album Rahasia sudah bisa didapatkan CD nya melalui berbagai outlet yang bekerjasama dan direct selling.

Info selengkapnya klik www.rahasiapongkibarata.com

Inline
Please enter easy facebook like box shortcode from settings > Easy Fcebook Likebox
Inline
Please enter easy facebook like box shortcode from settings > Easy Fcebook Likebox